Thursday, November 15 2018
Home / Uncategorise / Seperti menangkap angin

Seperti menangkap angin

Setiap orang memiliki rencana tindakan masing-masing, berdasarkan apa yang diharapkannya dimasa depan.  Ada yang berharap kesehatan, naik gaji, ada yang berharap hidup senang hingga pensiun,  berharap jodoh dan harapan lain yang sifatnya pribadi.

Umumnya tidak ada yang salah dalam setiap harapan, karena ukurannya sangat individual. Orang yang berharap kesehatan tidak boleh dinyatakan bersalah hanya karena kita berharap yang lain tentang masa depan.  Apalagi risiko ditanggung masing-masing.

Yang dapat kita bicarakan hanya yang bersifat analisis atas kesesuaian harapan atau cita-cita dengan  tindakan. Itupun dalam rangka belajar dari kehidupan.

Memang benar bahwa dalam kenyataannya, ada dua keadaan ekstrim ketika kita menganalisis tindakan yang dilakukan oleh orang lain, termasuk oleh kita sendiri.

  1. Melakukan tindakan yang sesuai dengan harapan. Artinya, apapun yang dikerjakan merupakan tindakan terarah untuk mencapai harapan  yang telah ditetapkan. Tentu saja orang seperti ini yang diharapkan ada dilingkungan perusahaan, sebab ia mengerjakan pekerjaan yang menjawab harapan perusahaan. Andaikata ia kelak terlihat bahagia hingga pensiun, itulah buah dari tindakannya yang sesuai harapan.
  1. Melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan harapan. Artinya, apapun yang dikerjakan sangat tidak sesuai dengan harapan yang ada pada dirinya. Lebih parah lagi kalau tidak sesuai dengan harapan perusahaan.  Orang seperti ini perlu pertolongan, minimal diingatkan oleh rekan sekerjanya. Kalau tidak, ia akan  terjerumus pada keadaan merugikan dirinya dimasa sekarang dan masa depannya.

Bayangkan  seseorang mengharapkan kesehatan, namun yang dikerjakannya sangat tidak ada hubungan dengan upaya mencapai tingkat kesehatan yang baik. Berceloteh tentang kesehatan tapi tidak berolah raga,  malah  senang begadang, minum alkohol, merokok dan sejenis itu. Ini yang disebut perbuatan sia-sia atau menangkap angin.

Misalnya seseorang mengharapkan hidup sejahtera dimasa pensiun, tapi pola hidup yang dijalankan adalah belanja lebih besar dari pada pendapatan. Ini yang disebut menangkap angin. Padahal sudah jelas bahwa hidup sejahtera dimasa pensiun tergantung dari tiga keadaan, yaitu: warisan yang melimpah, dapat undian miliaran, atau dipersiapkan secara teratur dengan tindakan  terencana, misalnya menabung.

Kita diberi akal sehat dan hikmat. Marilah merencanakan tindakan yang sesuai harapan, agar dimasa sekarang  mendapatkan keberhasilan dan dimasa depan berpotensi bahagia.

Selamat memulai kehidupan baru dengan tindakan yang tepat sesuai keinginan masing-masing. Kalau tidak, siap-siap menangkap angin.



Subscribe to our e-mail newsletter to get interesting stuff receive updates.

Rate this article


User Rating: ( votes)
Regret of the day and yesterday, and the fear of tomorrow are two thieves who take happiness today.

Check Also

10 Makanan menakjubkan untuk pertumbuhan rambut

10 Makanan menakjubkan untuk pertumbuhan rambut

Mempertahankan rambut yang sehat penting bagi semua orang, tetapi banyak orang tidak tahu bahwa …

0 Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter

Get our wellness newsletter

Food and nutrition tips, health news, and more.